Sinergi Spiritualitas dan Neuroplastisitas

Pendekatan Neurosains untuk Mengatasi Depresi Melalui Meditasi

Penulis

  • Devi Susanti Ginting Jawak Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.62926/jct.v1i2.75

Kata Kunci:

Depresi, Meditasi, Neuroplastisitas, Otak, Spiritualitas

Abstrak

Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang semakin meningkat pada saat ini, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti biologis, psikologis, dan sosial. Merespons isu tersebut, penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara spiritualitas dan neuroplastisitas sebagai pendekatan neurosains dalam mengatasi depresi melalui meditasi. Neuroplastisitas mengacu pada kemampuan otak untuk beradaptasi dan memperbaiki diri melalui pengalaman dan stimulasi tertentu, termasuk praktik spiritual seperti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis teori neurosains dan spiritualitas, terutama pemikiran Caroline Young, Cyndie Koopsen, dan Karen Choi. Sebuah temuan menunjukkan bahwa sinergi antara spiritualitas dan neuroplastisitas melalui meditasi tidak hanya membantu mengurangi gejala depresi tetapi juga mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-28

Cara Mengutip

Ginting Jawak, D. S. (2025). Sinergi Spiritualitas dan Neuroplastisitas: Pendekatan Neurosains untuk Mengatasi Depresi Melalui Meditasi. Gorga: Jurnal Teologi Konstruktif, 1(2), 96–115. https://doi.org/10.62926/jct.v1i2.75