Perkembangan Teologi Pembebasan oleh Gustavo Gutiérrez dan Pengaruhnya secara Global

Penulis

  • Yehezkiel Pasaribu Sekolah Tinggi Teologi HKBP

DOI:

https://doi.org/10.62926/jct.v1i2.72

Kata Kunci:

perjuangan, kesejahteraan, penindasan, penderitaan, teologi pembebasan

Abstrak

Gustavo Gutiérrez merupakan figur yang bertanggungjawab dalam memfasilitasi masyarakat kelas bawah untuk menyuarakan realitas kehidupan yang mereka alami melalui teologi pembebasan. Teologi ini menegaskan sifat Tuhan yang memedulikan mereka yang miskin dan tertindas. Teologi pembebasan berawal dari pidato Gutiérrez di Lima dengan judul Toward a Theology of Liberation (1968). Dari sana, ia menyusun karya-karya lain yang memberikan dasar-dasar substantif terhadap teologi pembebasan, seperti The Power of the Poor in History (1979) yang mengkritik struktur ketidakdilan dan mendorong masyarakat kelas bawah untuk berani bertindak terhadap penindasan yang telah lama menimpa mereka. Pemikirannya di dalam buku On Job: God-Talk and the Suffering of the Innocent (1986) memfokuskan pada kisah Ayub untuk menyadarkan umat percaya bahwa ketundukan kepada Tuhan melibatkan penyerahan diri secara seluruhnya, tidak memaksakan kehendak pribadi kepada-Nya. Artikel ini berupaya menganalisis perkembangan teologi yang dicetuskan oleh Gutiérrez melalui ketiga karyanya yang telah disebutkan sebelumnya. Selain itu, artikel ini turut menelusuri kontribusi teologi pembebasan terhadap dunia kekristenan, mulai dari pandangan para pemimpin gereja dan teolog yang mendukung ataupun menolak teologi pembebasan serta pengaruhnya di Amerika Latin dan negara-negara luar Amerika Latin.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-28

Cara Mengutip

Pasaribu, Y. (2025). Perkembangan Teologi Pembebasan oleh Gustavo Gutiérrez dan Pengaruhnya secara Global. Gorga: Jurnal Teologi Konstruktif, 1(2), 137–162. https://doi.org/10.62926/jct.v1i2.72