Analisis Teologis atas Krisis Makna Gereja dalam Konteks Sekularisme Modern
DOI:
https://doi.org/10.62926/jct.v2i1.121Kata Kunci:
Krisis Gereja, Komunitas Iman, Andrew Root, Sekularisme, Pembaruan EklesiologisAbstrak
Kekosongan gereja di Eropa mencerminkan pergeseran mendalam dalam kehidupan religius modern. Kajian kualitatif ini menelisik gereja sebagai komunitas iman yang bermakna di tengah sekularisme, dengan merujuk pada pemikiran eklesiologis Andrew Root dan dokumen teologi Gereja HKBP. Penelitian ini menyoroti bagaimana gereja merespons krisis makna eklesiologis di tengah menurunnya partisipasi umat. Temuan menunjukkan bahwa krisis gereja bukan akhir, melainkan undangan untuk merenungkan kembali jati diri dalam dunia yang terus berubah. Tulisan ini menawarkan perspektif baru untuk menelaah krisis makna eklesiologis dalam konteks sekularisme modern.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Gorga: Jurnal Teologi Konstruktif

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dalihan Na Tolu: Journal of Constructive Theology memegang hak cipta atas seluruh artikel yang dimuat di jurnal online ini.